Jakarta - Pelaku di balik kematiannya seorang perempuan berinisial DA (37), yang merupakan cucu Mpok Nori, di sebuah kontrakan, Jalan Daman I, Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur (Jaktim), terkuak sudah. DA dibunuh oleh eks suami sirinya yang merupakan warga negara (WN) Irak, Fuad.

Fuad sempat hendak kabur setelah tega menyayat leher DA. Namun usahanya gagal setelah terciduk polisi berada di bus dalam perjalanan pengungsi.
Motif Api Cemburu
Polisi mengungkap motif dan kronologi pembunuhan yang dilakukan Fuad terhadap DA karena cemburu. Hal itu didasarkan pada hasil pemeriksaan terhadap Fuad.

Iya, berdasarkan pemeriksaan yang kami lakukan kepada pelaku, dugaan karena rasa cemburu. Ini karena pemeriksaan pelaku ya, kalau dari pihak saksi-saksi keluarga korban belum, ujar Panit 2 Subdit Resmob Polda Metro Jaya, AKP Fechy J Atupah, kepada wartawan, Senin (23/3/2026).
Fechy mengatakan korban dan pelaku menikah secara siri. Keduanya sering terjadi di belakang karena diduga korban memiliki hubungan dengan pria lain.
"Jadi terkait kronologi kejadian pembunuhan, antara pelaku dengan korban adalah suami-istri, mereka nikah siri. Beberapa hari belakangan terjadi cekcok, sering ribut karena pelaku cemburu dengan korban yang diduga memiliki hubungan dengan laki-laki lain," ujarnya.
Fechy mengatakan pelaku dan korban sudah tidak tinggal di satu rumah. Pelaku sempat melihat korban bersama pria lain pada Jumat (20/3) di suatu acara.
"Kemudian di tanggal 20 Maret 2026, korban itu dengan pelaku sudah tidak tinggal bersama. Antara korban dan pelaku, pelaku tinggal di kosnya sendiri, korban di kosnya sendiri. Tanggal 20 Maret, pelaku melihat korban sedang jalan bersama pria lain di acara Bazar Ramadan," ujar Fechy.


