KALIMANTAN|  Umumnya membuat bata di Pulau Jawa sebagai melibatkan beberapa tahap:

1. *Penggalian Tanah Liat*: Tanah liat yang kaya akan mineral tertentu digali dari lokasi penggalian.

2. *Pengolahan Tanah*: Tanah liat diolah untuk menghilangkan kotoran dan mencapai konsistensi yang tepat.

3. *Pembentukan Bata*: Tanah liat dibentuk menjadi bata dengan menggunakan cetakan.

4. *Pengeringan*: Bata yang telah dibentuk dikeringkan di bawah sinar matahari atau dalam ruangan khusus untuk menghilangkan kelembaban.

iklan sidebar-1

5. *Pembakaran*: Bata yang telah kering dibakar dalam tungku pembakaran pada suhu tinggi untuk meningkatkan kekuatan dan ketahanannya.

Namun, di Sekayam proses membuat batu bata jauh dari proses di atas. Di Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat umumnya memakai pasir dan semen jenis "Kon". Tidak ada proses "pembakaran" melainkan hanya "dikeringkan" di bawah rumah cetak batako yang beratapkan seng.Panas selama lebih seharian akan siap dijual.

Dengan memakai cetakan khusus per hari bisa menyelesaikan 200 buah dengan upah Rp.600 per buah atau total seratus dua puluh ribu rupiah.

"Harga per unit dijual ke masyarakat Rp.2.500 saja. Jadi bila ada pesanan dua ribu unit bata, maka uang yang dikeluarkan si pembeli mencapai lima juta rupiah,"; ungkap Rian pada Kamis (17/7) pagi di Dusun Sei.Sadong,Desa Pengadang, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.