Jakarta, sorotrepublika.com Menjadi Ketua RW. 16 di Kelurahan Palmerah, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat dinilai penting oleh Suta Widhya SH., salah seorang kandidat calon Ketua RW 16 Palmerah Jakarta Barat dengan nomor urut 2. Mengapa begitu?
Pertama, Suta banyak mendapatkan informasi ada anggota masyarakat yang tidak mendapatkan bantuan sosial. Sementara itu ada warga yang seharusnya mendapatkan BANSOS, namun anehnya tidak dapat. Artinya, data akurat tidak dimiliki oleh masing-masing Ketua RT.
Kedua, beberapa kali tindak Pidana seperti kehilangan Hand Phone, motor, hingga barang elektronik lainnya sekitar wilayah RW 16 tanpa ketahuan siapa pelakunya. Padahal CCTV sudah dipasang di titik tertentu.
Ketiga, masalah pengangkutan sampah tidak merata di beberapa RT yang ada di Wilayah RW 16. Padahal sudah ada 6 petugas yang disiapkan untuk mengambil sampah di lingkungan RW.16 Palmerah.
Keempat, sebagai Pengacara khusus perkara penyalahgunaan narkotika, Suta merasa perlu untuk berupaya agar kejahatan narkotika tidak sampai merembet ke wilayah tempat ia tinggal. Saat ini pengacara satu ini tengah bersidang di PN Jakarta Barat membela terdakwa pecandu Narkoba.
Kelima, kegiatan pemuda di RW.16 kurang semangat sehingga perlu mendapatkan perhatian lebih dari Ketua RW 16 Palmerah Jakarta Barat. Dulu Karang Taruna di era tahun 1980-an lumayan aktif. Namun, sejak masuknya budaya digitalisasi maka sifat individualistik merasuk di kalangan remaja.
Keenam, Suta melihat kegiatan pengajian di RW 16 di Mesjid Nurjanah hanya didominasi oleh kaum dewasa dan tua serta kaum ibu. Tidak ada pengajian untuk anak-anak dan remaja. Mungkin mereka lupa bahwa Mesjid dapat dijadikan sentral pendidikan agama. Mesjid juga harus terbuka untuk umum bukan ada pembatasan musafir datang, misalnya.
Ketujuh, terkait pengajian untuk anak-anak itu sudah pernah diusulkan oleh warga untuk membuka pengajian anak-anak. Dan didengar jawaban bahwa pihak Dewan Kemakmuran Mesjid (DKM) telah mengadakan studi banding di suatu tempat... Tapi, sudah dua tahun ini tidak terbukti.
Kedelapan, untuk menjadi RW terbaik tingkat Kota Jakarta Barat adalah minimal target sebelum mencapai sebagai RW terbaik tingkat Jakarta Barat dan bila mungkin tingkat DKI Jakarta.


