JAKARTA – Advokat Kurnia Tri Royani geram melihat kasus pagar laut yang digembar-gemborkan dengan harapan ada sebuah sejarah besar yang terjadi, ternyata tidak terbukti. Memang benar dicabut, tapi bukan dari dana si penanam melainkan biaya negara yang keluar dengan menurunkan aparat negara. Lalu seolah yang menjadi pahlawan adalah menteri ATR BPN.
Sayangnya sang Menteri membatalkan apa yang dia katakan, dia batalkan kembali rencana memproses mafia besar yang menanam pagar laut seiring tidak ada suaranya lagi kemana ini. Jelaslah ini hanya sebuah karnaval yang menampilkan ada kambing hitam harus ada yang jadi pahlawan.
Kami muak melihat namun terus berusaha percaya bahwa Presiden yang kami semoga mau Insya Allah melakukan operasi Sandi Yudha melakukan perbuatan merobek dari dasar lambung melakukan perbuatan perbaikan seperti saat menggeledah Pertamina sehingga ketahuan ada 1000 Triyun yang dikorupsi.
Apakah ini sebuah permainan semata dengan pengalihan isu baru? Karena tiba-tiba kontras di sebuah hotel yang tertutup direncanakan sebuah rancangan undang-undang TNI secara diam-diam. Mengapa hal-hal seperti ini terulang?
Kalau rancangan undang-undang sedemikian gampangnya dibuat hanya beberapa hari yang lalu lalu. Mengapa untuk kami rakyat ini tidak semudah PIK 2 ini diselesaikan?
Kami ingin mengatakan bapak Presiden, cobalah turun ke lapangan sekali-sekali. Bukankah sekian tahun Anda ingin menjadi presiden ingin dengan menghinakan hidup anda dengan perkataan ingin mewakafkan hidup dan kaahlian anda untuk bangsa yang anda cintai?
Anda berasal dari keluarga pahlawan. Buktikanlah itu sama seperti ingin saya katakan kepada Puan Maharani yang hari ini masih menjadi ketua DPR dan juga kepada ibu Megawati ketum PDIP. Waktu dan umur anda itu gunakanlah perbaikilah kesalahan-kesalahan bangsa ini.
LEGASI apa yang hendak Anda tinggalkan kepada bangsa ini? Rakyat ini yatim berjuang sendiri. Jangan lupa Bapak Prabowo, bahwa APBN saat ini defisit hampir 30 triliun, dan IHSG jeblok. Banyak perusahaan besar bangkrut. Segala macam penerimaan pajak menurun sampai 41%.
Prabowo dihibahkan warisan sebuah negara yang nyaris bangkrut oleh Joko Widodo. Lalu apa alasannya anda masih ber-asik mahsyuk dengan beliau. Berdasar penelitian ilmiah DR. Rismon terindikasi menjabat sebagai presiden 2 periode dengan ijazah palsu.


