Depok, || Tidak semua perjalanan kepemimpinan dimulai dari sebuah ambisi besar. Bagi Fauziah Purnama Yati, S.Pd.I, C.C, perjalanan itu justru dimulai dari pertanyaan sederhana yang terus muncul dalam benaknya sejak kecil. Ungkap kisahnya kepada wartawan pada (13/6/26)

"Kenapa saya terus yang dipilih?"
Sejak masa sekolah, Fauziah hampir selalu dipercaya menjadi ketua, sekretaris, bendahara, maupun koordinator berbagai kegiatan.
Saat memasuki dunia pendidikan sebagai guru, pola yang sama kembali terulang. Berbagai amanah datang silih berganti, mulai dari mengelola kurikulum, kesiswaan, operator sekolah, hingga menjadi koordinator berbagai program pendidikan.
Menariknya, semua itu bukan posisi yang ia cari atau perjuangkan untuk didapatkan.
"Saya bukan tipe orang yang suka mencari jabatan atau tampil paling depan. Tapi entah kenapa, saya selalu dipercaya memegang amanah itu," tuturnya.
Namun jawaban dari perjalanan panjang tersebut baru ia temukan ketika mengenal (TesDIA) melalui pendampingan langsung Coach Abu Umar.
Saat hasil TesDIA menunjukkan roadmap kecerdasan (Great Leader), ia mengaku terdiam. Banyak pengalaman hidup yang selama ini terasa biasa tiba-tiba menjadi lebih bermakna.
"Saat melihat hasilnya, saya langsung berkata, Masya Allah... pantesan. Pantesan saya selalu dipercaya memimpin, pantesan saya menyukai tantangan, dan pantesan saya lebih menikmati membangun sistem serta mengembangkan orang lain," ungkapnya.

