BOGOR– Masi berkeliaran pelaku yang berprofesi seolah olah petunjuk jalan menarget pengemudi yang tidak sabar menanti arus lalu lintas berjalan normal, seperti biasa menjelang liburan panjang dari berbagai daerah termasuk dari jakarta ingin melepas penatnya kesibukan selama bekerja, dan masi banyak tujuan lain yang bisa dinikmati dipuncak Bogor.

Kejadian kemaren menimpa pelajar mahasiswa/i yang bertujuan ke arah puncak namaun bertemu dengan seseorang yang menawarkan diri bisa membantu memberi petunjuk jalan agar menghindari kemacetan, namun seseorang tersebut awalnya seperti polos dan orang yang betul betul mau menolong dengan bahasa seikhlasnya, namun setelah mutar Berjam jam akhirnya, mahasiswi tersebut bertujuan membayar upah tersebut, namun ditolak dan meminta uang sebesar 850RB, disitu terjadi perdebatan, pelaku terus memaksa meminta uang tersebut kepada mahasiswi yang terus berharap bisa diterima dengan uang 150Rb, sampai mengalah menambahi jadi 200rb tetapi orang tersebut terus menolaknya, sampai akhirnya kasus ini ditangani oleh pihak yang berwajib.

Dengan kejadian ini mengingatkan kita agar tidak mudah percaya kepada seseorang yang akan membantu didalam perjalanan, sebaiknya pepatah Jawa bilang, " glemet gelemet asal selamat, Alon Alon asal kelakon" lebih baik lambat sedikit tetapi selamat sampai tujuan, dan bagi aparat penegak hukum agar terus dilakukan pengawasan secara berkala agar kejadian serupa tidak terjadi lagi kepada pengguna jalan. AlanRed

