Cirebon | Sorotrepublika.com, - Marak terjadi peristiwa intimidasi dan penganiayaan terhadap pasangan nikah sirih di berbagai pelosok tanah air, begitu juga terjadi pada pasangan Nurdin dan Muaeni yang berasal asal desa jagapura lor kecamatan Gegesik kabupaten Cirebon.
Konon keduanya sudah menjalani pernikahan sirih sudah beberapa tahun silam dan sampai saat ini belum dikaruniai anak, sementara Nurdin keseharian berprofesi sebagai pekerja di pabrik penggilingan padi di wilayah sekitar.
Dalam perjalanan rumah tangga keduanya kerap kali bertengkar, menurut Muaeni suaminya tidak transparan soal keuangan yang Muaeni tahu seharusnya rata rata Nurdin mendapatkan uang rata rata Rp.300.000,- (tiga ratus ribu rupiah) tiap harinya, kenyataan sampai rumah hanya untuk dapur saja kadang kadang kurang.

Muaeni memutuskan untuk mencari tahu penyebnya, usut punya usut Ahkirnya Muaeni melihat secara langsung bahwa Nurdin sedang bermain judi online di HP nya sendiri, di situlah mulai timbul permasalahan karna tujuan menasehati tidak dibalas dengan baik oleh Nurdin, bukan hanya itu ternyata suaminya juga menjalin hubungan dengan perempuan lain.

Ketika awak media mengkonfirmasi, Muaeni menceritakan.
" Pekerjaan saya sebagai penyanyi dan sering diundang orang, waktu saya pulang bekerja dan pada saat itu saya diantar pulang oleh seseorang yang memanggil saya untuk nyanyi, kemudian berpapasan dengan suami saya yang pada saat itu juga sedang berboncengan dengan perempuan lain, kemudian suami saya bersama perempuan itu menghalangi jalannya saya dan menyalahkan saya seperti seolah olah dia yang benar",
" Karna saya malu ribut dijalan saya lebih memilih banyak diam, setelah dia meninggalkan saya lalu saya pulang, saya bermaksud untuk kerumahnya yang berada di situnggak dan menjelaskan dengan siapa saya diantar, ketika saya sampai rumahnya ternyata saya melihat perempuan itu ada didalam rumahnya dengan memakai pakaian setengah badan, setelah mereka mengetahui kedatangan saya suami saya menghalangi saya yang akan masuk kerumah, saya ingin tahu yang sebenarnya terjadi didalam rumah tersebut, dan siapa perempuan itu? akan tetapi suami saya malah mencekik saya dan membanting badan dan kepala saya ke aspal berkali-kali sampai Ahkirnya saya tidak sadar apa yang terjadi".
"Atas peristiwa ini saya bersama kuasa hukum, saya akan laporkan kepada aparat penegak hukum dan berharap aparat penegak hukum untuk menindak tegas pelaku tersebut agar peristiwa ini tidak terulang dikemudian hari dan tidak ada korban lagi khususnya korban kaum wanita, dan terkait hal lain yang melanggar hukum silahkan polisi untuk menindaklanjuti". Keluhnya.|Timred


