INDRAMAYU – Pipa saluran air milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang terletak di Blok Pesantren Desa Kapringan Kecamatan Krangkeng Kabupaten Indramayu sudah hampir satu bulan dibiarkan bocor, hingga rusaknya fasilitas umum (jalan) dikeluhkan masyarakat,dan pengguna jalan. 


Pantaun awak media pada hari Jum'at tanggal 6 pebruari 2026, Pipa saluran tersebut milik Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Darma Ayu Indramayu terpantau dilokasi, memang terlihat beberapa titik genangan air, dan jalan mulai rusak, karena air terus menerus keluar dari paralon yang bocor.

Hal itu dikeluhkan Edi (35) salah satu warga yang rumahnya dekat dengan kebocoran tersebut, dirinya mengatakan jika bocornya pipa saluran air tersebut sudah satu bulan lebih dibiarkan dan tidak pernah diperbaiki oleh pihak PDAM.

“Sebenarnya ini sudah lama rusak bang, sudah sekitar satu bulan lebih, namun tidak pernah di perbaiki oleh PDAM, saya harapkan ada perbaikan, karena di khawatirkan bisa mengakibatkan lakalantas karena jalan yang becek dan licin,” keluh Edi. 

Edi menambahkan "Atas laporan dari Pemerintah Desa Kapringan Kemarin pipa yang bocor di perbaiki oleh karyawan PDAM cabang kedokan bunder, tapi kebocoran katanya bukan disini melainkan ditempat lain, sehingga perbaikan di tunda, dan sampai sekarang kebocoran yang seharusnya di perbaiki malahan di biarkan begitu saja," Imbuhnya. 

iklan sidebar-1

Hal yang sama dikeluhkan Ustadz Samarih yang merupakan Tokoh masyarakat yang juga Imam Musshola al-Hasil. 

“Dengan adanya pipa saluran air yang bocor ini sangat mengganggu jamaah yang mau sholat,bisa dilihat sendiri bang,terlihat kumuh karena air mengalir kemana-mana, gak enak melihatnya. Harapan saya pipa saluran ini harus segera di benahi,” harapnya.

Sementara Dedi pengguna jalan dan juga warga sekitar mengatakan jika kedalaman pipa saluran air rata-rata sekitar kurang dari satu meter kenapa tidak memperhitungkan resiko yang lain. 

“Pada saat pengerjaan galian SPAM, terlihat jelas jika Pipa paralon yang kecil dengan Kedalaman Paralon ini tidak sampai satu meter,” Katanya