Bogor, sorotrepublika.com – Penyedia Jasa Proyek pembangunan Revitalisasi Ruang Kelas SMPN 01 Gunung Putri Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor di duga curi start saat memulai pembangunan, dikarenakan belum adanya kontrak kerja

Proyek Revitalisasi Ruang Kelas SMP Negeri 01 Gunung Putri yang bersumber dari APBD Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2023 sebesar Rp. 2.203.424.000 (Dua Milyar Dua Ratus Tiga Juta Empat Ratus Dua Puluh Empat Ribu Rupiah) dikerjakan oleh Pelaksana CV. Tritunggal Sejahtera dengan Konsultan Pengawas CV. Samudera Hayati, dengan pelaksanaan 80 (Delapan Puluh) Hari Kalender, mulai Tanggal 03 Oktober 2023 s/d 22 Desember 2023

Berdasarkan hasil investigasi awak media yang dilakukan di lapangan pada Tanggal 25 September 2023 para pekerja telah melakukan pengerjaan berupa pembongkaran genteng, tembok dan sebagian penggalian tanah.

Awak media kembali datang ke lokasi bertemu dengan mandor yang bernama Fery pada hari Senin, 02 Oktober 2023 saat dikonfirmasi tentang kegiatan dan belum adanya Papan Proyek, menjelaskan kalau pembongkaran baru sekitar satu minggu, untuk papan proyek sedang diambil di Pemda oleh Pak Anto.

"Pekerjaan pembongkaran baru sekitar seminggu dan papan proyek ada masih di Pemda sedang diambil oleh Pak Anto orang kantor" tutur Fery 

iklan sidebar-1

Awak media mencoba untuk konfirmasi yang ke 3 (Tiga) kalinya ke Pelaksana, namun saat dihubungi lewat Handphone, Anto (pelaksana) sedang ke Jakarta, kemudian diarahkan ke lokasi untuk ketemu dengan pelaksana lainya di proyek. Jum'at, (07/10/2023)

Akhirnya awak media ke lokasi proyek bertemu dengan Nisa dari bagian Logistik dan Ilham sebagai Pelaksana, menjelaskan pada media bahwa yang dilakukanya sebelum Tanggal Kontrak dan belum adanya pemasangan papan proyek, hanya sebatas mengerjakan pembongkaran genteng dan pekerjaan kecil lainya, namun sangat berbeda dengan yang awak media temukan dilapangan.

"Pekerjaan yang dilakukan seminggu sebelum Tanggal Kontrak hanya pekerjaan bongkaran, yang saya tahu karena saya baru bergabung Minggu ini di proyek, (Senin, 02/10/2023 : Red), yang saya tahu hanya pemindahan bongkaran ke belakang, seperti genteng, kaso, kusen." Jelas Ilham. Jum'at, (07/10/2023)

Nisa dari bagian Logistik menjelaskan mengapa pengerjaan mulai sebelum tanggal kontrak ada, bahwa pihak pelaksana telah ada persetujuan dengan dinas terkait dan sudah berkorodinasi dengan pihak-pihak terkait, dan untuk mengisi waktu karena waktunya sangat mepet.