INDRAMAYU, SR — Pemerintah Kabupaten Indramayu, kembali menyalurkan Bantuan Pangan Nasional berupa beras dan minyak goreng untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Kegiatan penyaluran program tersebut berlangsung di sebelas Desa pada wilayah Kecamatan Krangkeng bekerjasama dengan Perum Bulog di hari pertama berjalan lancar dan tertib, pada Rabu (22/04/2026)

Penyerahan bantuan dilakukan secara serentak pada 11 desa di wilayah Kecamatan Krangkeng dengan jumlah Keluarga Penerima Manfaat sebanyak 15.064 KPM.
Camat Krangkeng, Indra Mulyana, AP., M.Si menyampaikan bahwa bantuan pangan ini merupakan upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas pangan masyarakat, sekaligus meringankan beban ekonomi Keluarga Penerima Manfaat.
“Kami berharap bantuan ini dapat membantu kebutuhan pokok masyarakat, terutama di tengah naiknya harga bahan pangan. Pemerintah akan terus berupaya menghadirkan program yang langsung dirasakan manfaatnya oleh warga,” ujar Camat Indra Mulyana.
Hasil pantauan awak media yang tergabung di FORWIT (Forum Wartawan Indramayu Timur) di salah satu desa Kalianyar, Mufti Ali selaku perangkat pemerintahan Desa Kalianyar memberikan penjelasan terkait bantuan pangan beras dan minyak goreng. Menurutnya di targetkan 5 hari harus selesai dan harus tepat sasaran.
“Alhamdulillah di desa Kalianyar ini sebanyak 1.324 KPM, pembagian bantuan pangan beras dan minyak ini menyita waktu selama 2 hari selesai tidak ada kendala, hanya cape, lelah dan ngantuk yang kami rasakan, tapi hal itu merupakan tugas dan pengabdian,” ungkap Mufti Ali di sela waktu pembagian.
Mufti menjelaskan, jenis beras bantuan yang dibagikan meliputi, beras kualitas Medium sebanyak 20 kg per KPM dan minyak Goreng kemasan 4 liter per KPM, ujarnya.
Selanjutnya Camat Krangkeng, Indra Mulyana, A,P., M.Si, mengapresiasi dukungan dari Pembina tingkat desa, TNI dan POLRI serta berharap program bantuan seperti ini dapat terus berkelanjutan. Warga yang hadir di masing-masing desa menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat.
“Alhamdulillah saya merasa bersyukur dan bahagia atas program tersebut dapat mengurangi beban masyarakat yang membutuhka nya,” ungkap Camat Indra.



