Lengkapnya 👇 👇 👇 

SOROTREPUBLIKA.COM - JAKARTA, 22 Mei 2026 – PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (“Perseroan”), entitas anak PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), menyetujui pembagian dividen sebesar Rp329,3 miliar atau 50% dari laba bersih sebesar Rp658,7 miliar yang dibukukan pada tahun buku 2025. Pembagian dividen ini menjadi salah satu keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (“RUPST/Rapat”) Tahun Buku 2025 yang diselenggarakan pada Jumat, 22 Mei 2026. Keputusan tersebut mencerminkan komitmen Perseroan dalam memberikan nilai tambah bagi pemegang saham, sekaligus menjaga ketahanan bisnis di tengah dinamika industri semen domestik.

Direktur Utama PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, Rizki Kresno Edhie Hambali, mengatakan bahwa pembagian dividen merupakan wujud komitmen Perseroan untuk terus memberikan nilai tambah bagi pemegang saham. 

“Tahun 2025 merupakan periode yang penuh tantangan bagi semenjak industri. Namun melalui disiplin operasional, penguatan sinergi bersama SIG, serta transformasi komersial, Perseroan mampu menjaga profitabilitas dan memperkuat fundamental untuk pertumbuhan bisnis jangka panjang,” ujar Rizki.

*Keputusan Rapat Lainnya*

iklan sidebar-1
Iklan paragrap lima

Rapat juga menyetujui sejumlah mata acara antara: menyetujui menyiarkan kembali Yasuhide Abe sebagai Direktur hingga tahun 2031, persetujuan Laporan Tahunan dan pengesahan Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2025, persetujuan penggunaan Laba Bersih Perseroan, penunjukkan Kantor Akuntan Publik Liana Ramon Xenia & Rekan sebagai auditor Laporan Keuangan Perusahaan Tahun Buku 2026, permohonan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris lain, serta Anggaran Perubahan Dasar Perseroan. 

*Transformasi Jaga Momentum Pertumbuhan*

Pada tahun 2025, industri semen dalam negeri masih menghadapi tantangan akibat kelebihan kapasitas, tekanan biaya energi dan komoditas, serta persaingan pasar yang ketat. Kondisi tersebut juga berdampak pada kinerja Perseroan, termasuk penurunan laba bersih yang terutama dipengaruhi oleh kontraksi volume industri sebesar 4,5% dan penurunan konsumsi semen nasional sebesar 1,5%. Meski demikian, melalui strategi transformasi yang dijalankan bersama SIG sejak awal paruh kedua 2025, Perseroan tetap mampu menjaga profitabilitas dan membukukan laba bersih sebesar Rp658,7 miliar.

Strategi transformasi yang dijalankan Solusi Bangun Indonesia bersama induk usahanya, SIG, menciptakan titik balik (turnaround) di tengah tantangan industri. Rizki Kresno Edhie Hambali menggaris bawahi tren perbaikan kinerja sejak kuartal IV 2025.Â