BUNGO, SR — Di balik lanskap perbukitan dan aliran sungai yang tenang, Kabupaten Bungo ternyata menyimpan potensi luar biasa. Secara geologi, wilayah ini berada di jalur patahan aktif yang berkaitan dengan Sesar Sumatra—sebuah struktur raksasa yang dikenal sebagai salah satu “jalur emas” di Indonesia.

Fenomena ini menjelaskan mengapa aktivitas tambang emas, terutama di wilayah sungai, begitu marak ditemukan di Bungo.

Patahan Bumi, Jalan Masuk Emas

Para ahli geologi menyebut, patahan bukanlah sekadar retakan bumi biasa. Di sepanjang jalur patahan, terbentuk rekahan-rekahan yang menjadi jalur naiknya fluida panas dari dalam bumi. Fluida ini membawa mineral logam, termasuk emas, yang kemudian mengendap di batuan maupun terbawa ke aliran sungai.

"Daerah patahan itu ibarat pipa alami. Dari situlah emas dan mineral lain naik ke permukaan,"

iklan sidebar-1

Wilayah Bungo yang Diduga di Zona Patahan

Sejumlah wilayah di Kabupaten Bungo diketahui memiliki struktur patahan aktif dan indikasi kandungan mineral:

1.Bathin III Ulu (Karak Apung – Timbolasi)

Kawasan ini memiliki beberapa jalur patahan lokal yang menjadi bagian dari sistem besar Sesar Sumatra.