BUNGO, – Kapolres Bungo Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Zamri Elfino sesuai dengan Surat Telegram Kapolri diangkat menjadi Kapolres Bungo menggantikan AKBP Natalena Eko Cahyono yang dimutasi ke Polda Jambi.

(Irjen Pol. Krisno H. Siregar; KAPOLDA JAMBI)
Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa pengobatan di lingkungan Polri merupakan hal yang wajar dan rutin dilakukan sebagai bagian dari manajemen organisasi.
“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan kebutuhan organisasi dalam rangka pelatihan karir serta penyegaran di tubuh Polri. Hal ini juga bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar juru bicara Kepolisian Daerah Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji yang mewakili Kapolda Jambi.

Masi menjadi sorotan publik adanya aktivitas penambangan ilegal di kabupaten Bungo, ada yang terang terangan beraktivitas disiang hari, ada juga yang malam hari dengan tujuan upaya aman dari pengawasan pihak berwajib.

Ketika sedang dikantor, Kami selaku pimpinan redaksi media sorotrepublika.com, dihubungi melalui WhatsApp (WA) oleh seseorang yang mengaku anak dari Torus pemilik lahan 14 hektar, yang diduga ditambang secara ilegal atas kesepakatan masing-masing mendapatkan keuntungan yang fantastis.
Informasi yang kami dapat Torus alias Talis merupakan pegawai negeri sipil (PNS) yang bertugas di kabupaten Bungo, pemilik lahan yang mendapatkan keuntungan 25% dari hasil tambang ilegal. " Kamu mau apa, saya tahu kerja wartawan dan LSM hanya nyari duit sambil mengirim video sambil menuduh LSM dan media mencari uang dengan cara yang salah, lagi pula sudah berhenti ( Stop ) aktivitasnya satu Minggu yang lalu," kata seseorang yang mengaku anak dari Torus alias Talis.
Hal ini jelas mengganggu dan menghalang tugas jurnalis yang dilindungi oleh undang-undang sesuai dengan pasal 40 tahun 1999.
AKBP Zamri Elfino sebagai pengganti Kapolres sebelumnya, diharapkan mampu menjalankan tugas sebagai penegak hukum tanpa memandang bulu.


