JAKARTA, SR — Peringatan Hari Buruh Internasional pada 1 Mei 2026 hari ini menyisakan satu momen viral yang sukses bikin heboh jagat maya. Niat hati ingin membakar semangat massa dan memvalidasi program andalannya, Presiden Prabowo malah mendapati reaksi di luar dugaan dari ribuan buruh yang hadir!
Mari kita bedah momen canggung yang lagi jadi perbincangan panas netizen ini:
- Pertanyaan Menggema di Tengah Massa.
Dalam pidatonya yang berapi api, Prabowo dengan lantang bertanya kepada lautan buruh, "MBG bermanfaat atau tidak?". Momen ini seolah menjadi ajang pembuktian langsung apakah program Makan Bergizi Gratis ini benar benar dirasakan urgensinya oleh kalangan pekerja bawah.
- Reaksi Tak Terduga Bikin Suasana Hening.
Alih alih mendapat jawaban serempak "Bermanfaat" seperti yang mungkin diharapkan, teriakan massa buruh justru terdengar riuh dan penuh penolakan. Banyak yang mendengar dengan jelas kalau para buruh meneriakkan kata "Tidaaaak!". Sontak saja suasana mendadak jadi canggung dan Prabowo sempat terdiam menatap massa di atas podium.
- Penegasan Untuk Mencairkan Suasana.
Setelah terdiam beberapa detik melihat respons massa yang di luar ekspektasi, Prabowo kemudian melanjutkan pidatonya. Ia berusaha menguasai panggung lagi dengan menegaskan, "MBG itu sangat penting untuk anak anak kita." Sebuah kalimat yang sepertinya buru buru dilontarkan untuk menyelamatkan situasi sekaligus mengunci poin pidatonya.
Kejadian ini langsung memicu perdebatan sengit di media sosial. Banyak yang menilai kalau buruh saat ini jauh lebih butuh kepastian upah yang layak, jaminan kesehatan, dan perlindungan kerja dibandingkan sekadar program makan gratis dari pemerintah. Logikanya sederhana, kalau urusan dompet keluarga sudah terjamin dari gaji yang pantas, gizi anak pasti otomatis terpenuhi oleh orang tuanya sendiri tanpa perlu disubsidi.



