CILEUNGSI, sorotrepublika.com – Proyek betonisasi Jalan Lingkungan Pemukiman di Desa Mampir Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, memprihatinkan. Bagaimana tidak, betonisasi jalan yang bersumber dari program Dana Desa (DD) Tahun Anggaran (TA) 2023 tersebut, diduga dikerjakan asal jadi, sehingga hanya dengan hitungan hari sampai sudah mengalami keretakan.

Diketahui, pembangunan rabat beton jalan lingkungan pemukiman, berlokasi di Kampung Mampir Timur RT 08 RW 04 Desa Mampir Kecamatan Cileungsi, dengan volume P.280 M2 x L 2 M2 x T 0, 10 Centi Meter.
Untuk anggarannya bernilai Rp.93.231.500, - dengan waktu pelaksanaan 8 hari kerja dari pelaksana kegiatan oleh TPK dan Masyarakat bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran (TA) 2023.
Kepala Desa Mampir, Asep Supini tidak menampik adanya keretakan pada hasil betonisasi jalan desa tersebut, pihaknya mengaku sudah melakulan komplain terhadap suplayer terkait hal ini.
"Kita sudah komplain, dan pihak suplayer sudah cek lokasi hingga dilakukan perbaikan," ucap Asep Supini, dihubungi melalui selularnya, Senin (2/10/2203).
Disinggung terkait proyek yang diduga asal jadi atau tidak sesuai spesifikasi, ia membantahnya. Ia mengaku sudah melaksanakan realisasi jalan desa tersebut sesuai dengan spesifikasinya.
Dandim 0616/Indramayu Tinjau Pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih di Terisi
"Persoalannya ini harus ada kerjasama bagi masyarakat, karena jalan yang belum kami buka, sudah banyak dilintasi kendaraan," kilahnya.

Kemudian juga terkait papan nama kegiatan yang diduga tidak dipasang, ia juga membantahnya. Papan oroyek tersebut diakuinya sudah dibuat dan dipampang tak jauh dari lokasi.
"Untuk papan nama juga ada, dan sudaah kita pasang," katanya.


