Tanjungsari Bogor Timur - Jembatan Ngeri Ciranjaya yang terletak di Kampung Tegal Laja Desa Cibadak Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Bogor tampak retak - retak dibagian atas samping jembatan yang merupakan proyek Dinas PUPR Kabupaten Bogor pada tahun anggaran 2025 yang menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Bogor yang bersumber dari pajak warga Kabupaten Bogor.

Berbanding ironi anggaran mencapai 1 miliar lebih untuk pembangunan jembatan tersebut hasil pantauan awak media ini jembatan sudah tampaknya retak dan membahayakan pengguna jalan jembatan tersebut.

Iklan paragrap dua

Bukti buruknya kualitas pembangunan jembatan Ciranjaya oleh pihak kontraktor yang mengerjakan pembangunan jembatan tersebut. " Dan menunjukkan lemahnya pengawasan pihak PUPR Kabupaten Bogor dalam monitoring pengerjaan proyek yang notabene merupakan pekerjaan PUPR meskipun itu dikerjakan bukan oleh orang - orang di Dinas PUPR Kabupaten Bogor itu sendiri. Namun secara tanggung jawab jelas Dinas PUPR lah yang menjadi tuan rumah secara aturan dan petunjuk teknisnya.

Lalu siapa yang harus bertengkar. Menurut salah seorang warga dekat lokasi jembatan Ciranjaya yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan - Itu sudah lama retaknya setelah selesai dikerjakan juga awalnya saya lihat retak kecil, kalau sekarang kan sudah lebar begitu." Ungkapnya (5/4).

" Saya sendiri takut juga kalau lewat jembatan bawa kendaraan mah, takutnya abruk terus celaka siapa yang bertanggung jawab. Ya harapan saya mah ya kepada pemerintah yang membangun ini yang bagus lah kualitasnya jangan seperti ini, Saya saja yang awam masyarakat biasa tidak tahu tehnik intinya awam lah masa kaya gini jembatan mahal.

iklan sidebar-1

(MC)