INDRAMAYU, SR – Harapan warga dan pelaku usaha di Kecamatan Kedokan Bunder untuk mendapatkan solusi langsung dari pimpinan daerah terkait permasalahan sampah sampai ke jalan buntu. 

Agenda inspeksi mendadak (sidak) Bupati Indramayu di depan SPU-A PEP Lapangan Jatibarang, Desa Kedokanbunder, dinyatakan batal total pada Senin (30/03/2026).


Padahal, jadwal kunjungan tersebut telah mengalami tiga kali perubahan waktu sepanjang hari, mulai dari pukul 10.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB. 

Pembatalan ini memicu kekecewaan mendalam bagi warga yang telah bersiaga di bawah terik matahari sejak pagi hari.

“Saya menunggu ikut Bupati hadir ingin tahu solusi untuk menangani sampah di Kedokan Bunder,” ujar Haryono Suyono, salah satu warga sekitar yang hadir di lokasi.

iklan sidebar-1

Kekecewaan serupa diutarakan Saimin, warga Desa Kedokanbunder Wetan. “Jujur saya kecewa terhadap Bupati Indramayu Lucky Hakim. Dari jam sepuluh sampai jam 3 sore menunggu di lokasi, penat dan peluh terkena panas yang kami rasakan, tapi Bupati tidak jadi datang,” keluhnya.

Masalah sampah di lokasi tersebut bukan sekedar masalah estetika. Sebelumnya, PT Pangan Agrindo Sejahtera (PAS) telah mengeluhkan tumpukan sampah yang menggunung di lahan milik Pertamina yang tepat berada di depan area produksi mereka. Aroma tidak sedap dan peningkatan populasi lalat mencemari proses produksi beras dan menghambat minat investor.

Camat Kedokan Bunder, Roshadian Purnama SH, dalam peninjauan sebelumnya pada Februari lalu, mengakui adanya kendala teknis dalam penanganan sampah di titik tersebut. Menurutnya, sampah pembohong tidak bisa diangkut secara teratur oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) karena lokasinya tidak terdaftar sebagai Tempat Pembuangan Sementara (TPS) resmi.

“Kendalanya, tempat sampah pembohong seperti ini tidak bisa diangkut secara reguler karena titiknya tidak terdaftar atau terdaftar di DLH,” jelas Roshadian saat itu.